Senin, 05 September 2016

Penyebab dan Cara mengatasi Penyakit Distemper pada Kucing

Kucing memang merupakan hewan yang lincah sekaligus gemar melakukan eksplorasi. Hal inilah yang membuat si Manis tidak suka berdiam diri dan sangat tertarik dengan berbagai hal, mulai dari mainan bulu hingga bergelayutan dari satu gorden ke yang lainnya.

Anda sebagai pemilik tentu sangat berbahagia ketika melihatnya berlarian kesana kemari, namun apa yang terjadi jika si Manis tiba-tiba menjadi tak semangat dan bergairah. Hal ini dapat mengindikasikan banyak hal, termasuk gangguan kesehatan yang mungkin saja sedang menyerang.

Gangguan kesehatan pada kucing sebenarnya merupakan hal yang biasa terjadi. Meski demikian, Anda tidak boleh meremehkan sebab beberapa penyakit pada kucing dapat sangat mematikan lho. Salah satu penyakit yang menjadi momok menakutkan adalah Distemper yang dalam kasus ekstrim bisa merenggut nyawa si manis.
Penyebab dan Cara mengatasi Penyakit Distemper pada Kucing
Hmmm, apa sih penyebab dan cara mengatasi penyakit Distemper pada kucing? Anda yang penasaran dapat langsung menyimak informasi selengkapnya berikut ini:
  • Apa sih penyebab penyakit Distemper pada kucing?
Penyakit Distemper pada kucing juga familiar disebut sebagai Feline Planleukopenia Virus (FPV)atau Feline Distemper. Penyakit ini sendiri disebabkan oleh virus bernama Feline Parvo yang dapat menyerang kucing lokal maupun ras sekaligus memiliki penyebaran sangat cepat.

Virus mematikan ini dapat menular dari satu kucing dan kucing lainnya melalui banyak perantara, seperti udara, gigitan kutu, kotoran, air liur, bekas makan, dan lain sebagainya. Virus ini sebenarnya sudah tertanam dalam tubuh setiap kucing, hanya saja dalam kondisi “tertidur” dan terkontrol oleh sistem imun si Manis.

Namun ketahanan tubuh si Manis yang melemah atau perubahan cuaca dapat serta merta “menghidupkan” virus ini dalam usus. Jika ini terjadi, virus akan segera membelah diri untuk menyerang organ tubuh sang kucing, mulai dari usus hingga otak.

Seekor kucing dewasa yang telah mengalami vaksinasi memiliki kemungkinan selamat dari virus ini lebih besar, sementara anak kucing yang belum divaksinasi memiliki potensi kematian hingga 90% apabila terkena penyakit ini.
  • Apa tanda-tanda penyakit distemper?
Mengetahui penyebab dan cara mengatasi penyakit distemper pada kucing tentu kurang lengkap tanpa tahu tanda-tandanya. Anda wajib waspada apabila si Manis mengalami gejala berikut, antara lain:
  1. Kucing menjadi sangat lesu dan lemas
  2. Kucing mengalami diare akut yang disertai muntah berwarna kuning
  3. Kucing tidak memiliki nafsu makan
  4. Kucing terlihat depresi
  5. Kucing tidak mau minum sama sekali
  6. Kucing suka menyendiri di tempat dingin seperti kamar mandi
  7. Kucing mengalami demam tinggi
  8. Kucing mengalami kejang-kejang
Anda yang telah mengetahui beberapa gejala tersebut sebaiknya langsung membawa si Manis ke dokter langganan terdekat.
  • Bagaimana cara mengatasi penyakit distemper pada kucing?
Penyakit distemper seringkali disebut sebagai pembunuh kucing No. 1 di dunia. Sebenarnya belum ada cara mengatasi penyakit distemper pada kucing dengan pasti, selain hanya berharap agar si Manis mampu melawan dan bertahan dengan penyakitnya.

Meski demikian terdapat beberapa penanganan yang bisa dilakukan, yaitu dengan pemberian antibiotic agar sang kucing mengalami peningkatan sistem imun. Pemberian vitamin A dan B juga bisa diberikan untuk mengurangi gejala penyakit. Dokter juga mungkin akan memberikan obat anti diare dan muntah agar sang kucing berkurang gejalanya.

Kini Anda telah mengetahui penyebab dan cara mengatasi penyakit distemper pada kucing. Tentu saja penyakit ini merupakan sebuah gangguan yang sangat menakutkan karena bisa berakibat fatal pada si Manis. Oleh karena itu, Anda sebagai pemilik wajib untuk selalu memperhatikan kondisi peliharaan kesayangan agar bisa menyelamatkannya dari kematian.
Penyebab dan Cara mengatasi Penyakit Distemper pada Kucing Rating: 4.5 Posted By: Umi Kulsum