Senin, 01 Agustus 2016

Inilah Penyebab Kucing Mati Mendadak

Si puss mungkin dapat menjadi salah satu hewan yang sangat Anda sayangi. Tingkahnya yang lucu dan tak jarang manja pada si pemilik tentu membuatnya terlihat sangat menggemaskan. Hal inilah yang seringkali membuat cat lover tidak tega meninggalkannya sendiri terlalu lama.

Si manis mungkin telah dianggap sebagai bagian dari keluarga, namun apa yang terjadi bila suatu hari Anda menemukannya dalam keadaan tak bernyawa padahal sebelumnya dia terlihat baik-baik saja. Hmmm, sedih dan frustasi mungkin akan seketika menyergap dalam diri.

Pada dasarnya terdapat cukup banyak kasus kucing mati secara tiba-tiba lho. Terkait hal ini, terdapat beberapa penyebab kucing mati mendadak yang paling umum. Jika penasaran, mari simak informasi selengkapnya berikut ini:
Penyebab Kucing Mati Mendadak
  • Cardiomyopathy
Cardiomyopathy atau yang bisa disebut sebagai serangan jantung merupakan salah satu penyebab kucing mati mendadak yang paling umum. Belum ada yang mengetahui secara pasti penyebab timbulnya penyakit ini, namun beberapa penelitian menunjukkan bahwa faktor keturunan sangat mempengaruhi resiko kucing terkena Cardiomyopathy.

Cardiomyopathy akan menyebabkan otot dalam jantung berkembang kurang baik yang akhirnya berujung pada kegagalan fungsi jantung. Penyakit ini umum dialami oleh kucing yang berusia 6 bulan keatas dan seringkali menyerang kucing muda yang sehat.

Cardiomyopathy umumnya tidak bisa dideteksi hanya dengan menggunakan pemeriksaan fisik. Dokter hewan biasanya harus mendengar bunyi jantung terlebih dahulu lalu melakukan echochardiogram pada kucing. Pemeriksaan X-rays biasanya dilakukan untuk mengetahui kondisi fisik jantung sang kucing.
  • Feline Heartworm Disease
Salah satu penyebab kucing mati mendadak lainnya adalah sebuah gangguan yang disebut feline heartworm disease. Penyakit ini disebabkan oleh munculnya parasit atau cacing bernama Dirofilaria immitis yang jika sudah berada di jantung sang kucing dapat langsung menimbulkan kematian.

Penyakit ini umumnya ditularkan oleh nyamuk yang membawa benih cacing dari sebuah sumber yang telah terinfeksi. Kemudian, nyamuk tersebut menggigit sang kucing dan menularkan penyakit tersebut. Kucing umumnya tidak menunjukkan tanda-tanda terkena gangguan ini, namun beberapa menunjukkan kehilangan nafsu makan dan berat badan. Kucing mungkin akan sering batuk dan muntah. Jika ini yang terjadi maka ada baiknya Anda langsung membawanya ke dokter terdekat.
  • Felin Panleucopenia
Penyebab kucing mati mendadak lainnya adalah Felin Panleucopenia atau yang juga dikenal sebagai Feline Parvovirus atau Feline Infectious Enteritis (radang usus menular). Penyakit yang disebabkan oleh virus ini dapat mengakibatkan kematian antara 25-85% pada kucing yang belum divaksinasi.

Penyakit ini menular melalui kontak langsung atau tidak langsung dari kucing yang terinfeksi. Anak kucing juga dapat tertular virus dari induknya yang terkena virus ini.

Gangguan kesehatan kucing satu ini dapat menyebabkan anemia, muntah, serta diare parahg pada kucing. Perkembangan virus ini cukup cepat sehingga terkadang seringkali berujung kematian sebelum sang pemilik sempat mendiagnosa penyakit tersebut.

Kesembuhan kucing yang terkena penyakit ini hanya bergantng pada kekebalan tubuh si manis. Obat yang diberikan biasanya hanya mencegah infeksi lain sekaligus meningkatkan kondisi tubuh. Perawatan intensif cukup dibutuhkan untuk memastikan sang kucing tetap mendapatkan nutrisi yang diperlukan untuk meningkatkan kekebalan tubuhnya.

Penyebab kematian kucing mendadak selain yang disebutkan sebelumnya juga bisa dikarenakan makanan yang dikonumsi, terlebih jika makanan tersebut mengandung racun kucing. Oleh karena itu, terus mengawasi dan memantau kondisi si puss sangat diperlukan untuk memastikan kesehatan dan keselamatannya.
Inilah Penyebab Kucing Mati Mendadak Rating: 4.5 Posted By: Umi Kulsum