Kamis, 21 Juli 2016

Ketahui Penyebab Beserta Cara Mengatasi Infeksi Luka pada Kucing

Selayaknya binatang pada umumnya, kucing merupakan hewan yang gampang terluka. Hal ini seringkali dikarenakan perkelahian memperebutkan wilayah kekuasaan atau hanya karena terkena sesuatu ketika sedang bermain. Alhasil, beberapa cakaran atau luka minor lainnya sering menghiasi tubuh si puss.

Luka pada si manis seringkali bukanlah luka serius dan akan sembuh seiring berjalannya waktu. Namun ada beberapa luka yang membutuhkan perhatian khusus karena jika dibiarkan dapat membahayakan nyawanya lho. Yups, Anda patut waspada jika luka si puss telah menunjukkan tanda-tanda infeksi.

Hmmm, bagaimana tanda dan cara mengatasi infeksi luka pada kucing? Anda yang belum tahu sebaiknya menyimak informasi lengkap berikut ini:
  • Bagaimana sih penyebab kucing bisa terkena infeksi luka?
Sebelum mengetahui cara mengobati infeksi luka pada kucing, ada baiknya mengetahui potensi timbulnya infeksi terlebih dahulu. Jika infeksi disebabkan oleh luka akibat kontak dengan benda tertentu maka terdapat kemungkinan benda tersebut berkarat sehingga ketika terkena luka tubuh si kucing dapat menimbulkan infeksi.

Infeksi pada luka si puss yang disebabkan perkelahian dapat terjadi karena area mulut maupun kuku sang lawan memiliki banyak bakteri. Bakteri ini ditularkan melalui kontak fisik sehingga terjebak dibawah lapisan kulit. Dalam beberapa hari, bakteri akan berkembang sehingga menimbulkan infeksi.
  • Adakah tanda infeksi luka pada kucing?
Luka yang masih baru dari si puss biasanya ditunjukkan dengan pendarahan serta pembengkakan pada area luka. Hal ini juga dapat diikuti dengan kehilangan bulu dan kulit yang terkoyak. Tabiat kucing berubah menjadi lebih sensitif karena si puss tengah menahan rasa sakit.

Anda patut waspada ketika luka yang baru saja didapat menunjukkan tanda-tanda berikut:
  1. Timbul nanah dari luka
  2. Bengkak yang menyebabkan timbulnya lubang di kulit ketika bengkak pecah dan mongering
  3. Demam (yang ditandai dengan badan lesu dan kuping terasa lebih panas)
Tiga tanda yang telah disebutkan tersebut dapat menjadi tanda awal timbulnya infeksi terhadap lukanya. Jika ini yang terjadi, Anda wajib mencari cara menangani infeksi luka pada kucing agar tidak bertambah para.
  • Apa yang bisa Anda lakukan?
Cara mengatasi infeksi luka pada kucing sebenarnya bergantung pada kondisi si puss sendiri. Apabila si manis sudah terlihat sangat lemah, maka ini adalah pertanda bahwa Anda wajib langsung membawanya ke dokter hewan terdekat. Namun apabila tanda tersebut belum terlalu terlihat, berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan:
  1. Tekan area luka apabila terjadi pendarahan dengan menggunakan kain steril dan bersih. Tunggu selama sekitar 5-10 menit untuk menghentikan pendarahan. Setelah waktu tersebut terlewati, ambil plester dan rekatkan kain tersebut karena memindahkan kain dapat membuat pendarahan terjadi kembali
  2. Lakukan pengecekan seluruh tubuh untuk mengetahui potensi luka lain yang timbul.
  3. Lakukan pembersihan dan sterilisasi pada luka. Gunakan cairan antiseptic atau air mineral bersih untuk melakukannya. Secara perlahan, bersihkan luka tersebut dengan hati-hati. Jangan gunakan alkohol karena dapat merusak jaringan kulit
  4. Jika luka yang didapatkan pad akucing berupa goresan maupun tusukan, bersihkan bahgian pinggirnya saja
Anda yang telah melakukan beberapa langkah ini tinggal melakukan observasi selama beberapa waktu. Apabila kucing dirasa tidak membaik, maka segera bawa si manis ke dokter untuk mendapatkan tindakan lebih lanjut. Dokter akan mendiagnosa keseriusan luka yang dialami lalu memberikan pertolongan yang diperlukan.

Cara mengatasi infeksi luka pada kucing tersebut pada dasarnya cukup sederhana. Meski demikian, perawatan itu membutuhkan kesabaran dan ketelatenan agar kucing dapat segera pulih dari luka yang didapatnya. Selamat mencoba. Semoga cepat sembuh ya.
Ketahui Penyebab Beserta Cara Mengatasi Infeksi Luka pada Kucing Rating: 4.5 Posted By: Umi Kulsum