Kamis, 04 Agustus 2016

Kenali Penyebab Kucing Terkena Rabies Berikut Ini

Melihat kucing tumbuh sehat dan aktif tentu menjadi kebahagian tersendiri bagi sang pemilik. Anda bisa bebas bermain dan memanjakannya sepanjang hari sesuai dengan keinginan. Tentu saja, hal ini tidak akan bisa dilakukan apabila si Manis ternyata sedang mengidap penyakit.

Terdapat beberapa jenis gangguan kesehatan yang mungkin menyerang sang kucing. Salah satu yang patut Anda waspadai adalah rabies. Hmmm, seperti apa sih gambaran umum gangguan ini? Yuk, simak penyebab dan cara mengatasi kucing rabies berikut ini:

cara mengatasi kucing rabies
  • Penyebab kucing rabies
Sebelum mengetahui penyebab dan cara mengatasi kucing rabies, ada baiknya terlebih dahulu memahami gangguan ini sendiri. Rabies – yang umum disebut sebagai penyakit anjing gila – adalah ganguan yang menyerang otak dan sistem saraf. Penyakit ini tergolong berbahaya karena dapat menular ke manusia melalui gigitan hewan.

Berdasarkan data yang berhasil diklumpulkan oleh Kementrian Kesehatan di tahun 2012 terdapat sekitar 84.750 kasus potensi gigitan hewan menularkan rabies di Indonesia dengan 137 orang meninggal setelah dinyatakan positif mengidap rabies. Umumnya, kasus gigitan hewan yang berujung pada rabies ini ditularkan oleh anjing, kucing,serta kera.

Penyebab penyakit rabies pada kucing maupun hewan lainnya adalah virus lyssaviruses dengan hewan sebagai perantara. Perantara ini biasanya menginfeksi hewan lain atau manusia melalui gigitan ataupun jilatan pada kulit yang terluka.
  • Gejala penyakit rabies
Mengetahui penyebab dan cara mengatasi kucing rabies tentu kurang lengkap bila tidak mengerti gejala gangguan kesehatan ini. Terdapat beberapa hal yang bisa Anda jadikan pertanda sang kucing terkena rabies, antara lain:
  1. Kucing mengalami gangguan bernama hidropobia atau ketakutan dengan air. Kucing umumnya akan terlihat sangat kehausan, namun ketika Anda memberikan air otot si Manis terlihat sangat tegang. Selanjutnya, si kucing dapat menjadi kejang dan terlihat sangat aneh.
  2. Kucing yang terkena rabies kemungkinan dapat berprilaku gelisah dan bingung. Mereka menjadi sangat sensitif dan mudah tersinggung sehingga lebih gampang menyerang atau menggigit sesuatu yang sedang bergerak, termasuk Anda.
  3. Kucing yang menderita rabies terkadang tidak menunjukkan agresifitas melainkan cenderung menjadi pendiam dan suka menyendiri. Kucing yang kehilangan keaktifan ini kemudian memiliki karakteristik tubuh yang gampang gemetaran dan mengalami gejala kelumpuhan. Kucing juga menjadi sulit bernapas dan suka bersembunyi di tempat gelap.
  4. Kucing yang mengalami rabies dapat juga tidak menunjukkan perubahan perilaku, namun biasanya akan timbul gatal-gatal, kejang otot, dan sembelit.
  • Cara mengatasi kucing rabies
Rabies merupakan penyakit yang sangat berbahaya dan dapat menimbulkan kematian, oleh karena itu wajib ditangani secara hati-hati. Sebagai langkah penanggulangan, Anda bisa melakukan vaksinasi rutin rabies terhadap si Manis untuk menghindari terjangkitnya virus ini.

Apabila kucing telah menunjukkan tanda-tanda penyakit rabies, maka Anda harus segera membawanya ke dokter hewan langganan untuk melakukan pengecekan. Dokter akan menanganinya dengan memberikan beberapa pertolongan pertama untuk menyelamatkan si kucing.

Anda yang sempat terkena gigitan hewan peliharaan yang suspect rabies sebaiknya langsung melakukan pertolongan pertama. Cucilah luka bekas gigitan menggunakan sabun dengan air mengalir selama kurang lebih 10 menit. Selanjutnya, gunakan alkohol 70% untuk mencuci bekas luka dengan tambahan cairan antiseptik. Anda juga harus segera ke dokter untuk memastikan kondisi.

Penyakit rabies seringkali datang tanpa diantisipasi. Oleh karena itu, mengetahui penyebab dan cara mengatasi kucing rabies sangat diperlukan agar tidak terjadi hal-hal yang kurang diinginkan di kemudian hari. Tetap jaga kesehatan Anda dan hewan kesayangan ya.
Kenali Penyebab Kucing Terkena Rabies Berikut Ini Rating: 4.5 Posted By: Umi Kulsum