Kamis, 04 Agustus 2016

Pertolongan Pertama Bagi Anak Kucing yang Sekarat

Memikirkan hidup tanpa dibarengi oleh kucing kesayangan jelas bukanlah sesuatu yang disukai pecinta kucing. Si manis – terutama jika dia masih kecil – tentu telah memberikan begitu banyak kebahagiaan sekaligus memberi warna di hari santai hingga paling sibuk.

Meski demikian, Anda sebagai pecinta kucing tentunya sangat menyadari bahwa si manis juga merupakan makhluk hidup yang mungkin dapat mati tanpa perlu menunggu tua. Hal ini tentu saja dikarenakan oleh banyak faktor, mulai dari umurnya yang memang tidak panjang hingga penyakit yang  menyerang.
cara mengatasi anak kucing yang sekarat
Apakah hal tersebut bisa dihindari? Tentu saja tidak sebab hidup dan mati merupakan takdir, namun pada dasarnya ada beberapa cara mengatasi anak kucing yang sekarat yang bisa dilakukan untuk menolongnya. Jika penasaran, yuk simak informasi selengkapnya berikut ini:
  • Temukan dulu penyebabnya
Salah satu cara mengatasi anak kucing yang sekarat pada masa ini adalah mengetahui penyebabnya terlebih dahulu. Terdapat beberapa gangguan yang mungkin menjadi penyebab paling umum anak kucing sekarat, antara lain:
  1. Hipotermia – Anak kucing, terutama yang baru lahir, sangat rentan terkena hipotermia karena mereka masih belum mampu mengatur temperature dan sangat tergantung pada induk untuk mendapatkan kehangatan. Hipotermia merupakan kondisi yang sangat berbagaya karena mampu mengakibatkan peningkatan detak jantung dan pernapasan yang berujung pada kegagalan sistem kardiovaskular. Hipotermia inilah yang juga menyebabkan kucing tidak mampu mengolah makanan sehingga tidak memiliki asupan nutrisi cukup.
  2. Hipoglicamia – Andak kucing yang masih kecil memiliki kemungkinan kadar gula rendah karena kurang mendapatkan asupan nutrisi. Gangguan ini bisa dilihat dengan beberapa tanda, seperti lemas, hipotermia, menangis, kesulitan bernapas, dan koma yang berujung kematian.
  3. Dehidrasi – Anak kucing juga  rentan terkena dehidrasi apabila tidak mendapatkan asupan cairan cukup.
Tiga hal tersebut merupakan beberapa penyebab anak kucing sekarat. Namun tentu saja terdapat hal lain yang bisa terjadi, mulai dari infeksi parasite hingga gangguan lainnya yang dapat beresiko terhadap kelangsungan hidup anak kucing.
  • Lakukan pertolongan darurat
Salah satu cara mengatasi anak kucing yang sekarat adalah dengan melakukan pertolongan pertama sesuai dengan tanda penyakit yang ditunjukkan. Anda bisa memberikan susu khusus untuk anak kucing apabila dia ternyata mengalami dehidrasi.

Anda juga bisa memberikan lebih banyak kain di kandangnya untuk memastikan bahwa sang kucing tetap dalam kondisi hangat. Anda yang tela melakukan beberapa hal diatas sebaiknya langsung membawanya ke dokter hewan langganan yang selanjutnya mendiagnosa dan melakukan tindakan tertentu.
  • Pasrah dan siapkan kondisi terbaik
Pertolongan pertama dan tindakan yang dilakukan dokter mungkin dapat menjadi cara mengatasi anak kucing yang sekarat sekaligus membuat harapan hidupnya lebih panjang. Namun kadangkala hal ini tetap tidak berhasil dilakukan karena kucing menunjukkan tanda-tanda kehilangan gairah hidup dan tidak aktif. Pada fase ini, mungkin saatnya Anda mencoba menerima kepergian si manis.

Siapkan tempat terbaik bagi sang kucing di saat-saat akhir hidupnya. Atur penerangan agar tidak terlalu silau atau terlalu redup sehingga mengganggu si kucing. Pada masa ini, usahakan agar Anda dan orang-orang disekitar tidak menimbulkan keributan karena akan makin membuat kucing merasa stress. Anda juga bisa memberikan pain killer agar si manis tidak merasa kesakitan. Ucapkan pula selamat tinggal pada sang kucing yang mungkin akan segera mati dalam waktu dekat.

Itulah beberapa cara mengatasi anak kucing yang sekarat. Tentu saja  cara-cara yang telah dijabarkan tersebut dapat saja membantu memperpanjang hidup si manis, namun tak jarang pula tetap berujung pada kematian. Selalu jaga dan sayangi si Kucing ya.
Pertolongan Pertama Bagi Anak Kucing yang Sekarat Rating: 4.5 Posted By: Umi Kulsum