Senin, 01 Agustus 2016

Nih, Penyebab Kucing Tidak Mati Saat Jatuh Dari Ketinggian

Apakah anda pernah melihat kucing jatuh pada ketinggian tapi tidak mati atau terluka sedikitpun? Bahkan kucing mendarat dengan mulus seperti melakukan akrobat. Apakah anda tahu penyebap kenapa hal ini bisa terjadi?

Kucing merupakan hewan yang cukup spesial, karena memiliki sistem keseimbangan serta koordinasi pada tubuhnya yang cukup mengagumkan. Ini alasan kenapa kucing tidak mati atau terluka saat jatuh dari ketinggian. Kelebihan yang dimiliki kucing yakni dapat mengetahui posisi tubuh mana saat terjatuh, walaupun jatuhnya pada posisi terbalik maka kucing akan segera memutar badannya dan kakinya menghadap ke bawah untuk mendarat.
Penyebab Kucing Tidak Mati Saat Jatuh Dari Ketinggian

Saat mendaratpun, posisi kaki tak hanya menghadap ke bawah dan asal meregangkan saja, namun ada beberapa hal lainnya yang membuatnya tidak terluka. Berbeda dengan manusia, saat jatuh dari ketinggian walaupun posisi kaki dibawah, pasti akan cidera atau bahkan patah karena menahan beban tubuh saat jatuh.
Kucing termasuk hewan yang cerdas, karena setelah memutar badan dan memposisikan kaki ke bawah saat jatuh dari ketinggian, selanjutnya kaki diregangkan hingga angin menahan tubuhnya saat jatuh. Serta saat menyentuh tanah, kaki kucing langsung menekuk agar meminimalisir terjadinya luka dan kesakitan saat jatuh dari ketinggian.

Bahkan ada informasi yang mengatakan rekor paling tinggi dan sempat tercatat saat kucing jatuh pada ketinggian 46 lantai. Kucing dapat bangun walaupun agak terpincang-pincang, sangat mengagumkan bukan? Apabila hal tersebut dialami oleh manusia, mungkin sudah tidak bernyawa di tempat.

Ada beberapa riset yang mengemukakan bahwa, saat kucing terjatuh dari ketinggian maka semakin sedikit tulangnya yang patah. Hal ini dikemukakan pada batas lantai 5 saja, lebih dari itu kemungkinan kucing mengalami dapat terluka semakin minim karena lebih rileks.

Rahasia kucing jatuh pada ketinggian tapi tidak mati atau terluka karena memiliki kelebihan mengetahui kecepatan jatuh maksimum mencapai 60 mil per jam. Pada hukum fisika, saat kucing terjatuh pada bangunan tinggi, maka akan lebih nyaman dan rileks. Awal mula meregangkan kaki seperti bajing loncat serta tubuh rileks. Hal ini menyebabkan efek jatuh tidak begitu fatal atau menyebabkan kematian.
Itulah informasi yang dapat kami sampaikan tentang penyebab kucing tidak terluka atau mati saat jatuh dari ketinggian karena lebih rileks. Sebaliknya juga saat kucing jatuh pada tempat yang rendah, tubuh kucing tidak begitu rileks yang menyebabkan luka atau cukup berasa yang menyebabkan kucing kesakitan.
Nih, Penyebab Kucing Tidak Mati Saat Jatuh Dari Ketinggian Rating: 4.5 Posted By: Umi Kulsum