Selasa, 25 Oktober 2016

Kumpulan Mitos Menabrak Kucing yang Banyak Ditakuti Masyarakat

Mitos Menabrak Kucing – Adakah di antara Anda yang pernah menabrak kucing saat berkendara di jalan? Yah, kucing oleh sebagian masyarakat Indonesia dianggap sebagai hewan keramat yang bisa membawa sial pada manusia apabila menabraknya hingga mati. Benarkah demikian? Meski menjadi perbincangan hangat diberbagai kalangan, sebagian besar masyarakat percaya akan hal itu.

Mitos menabrak kucing hingga mati memang sudah lama beredar di dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Hal ini tentu saja membuat masyarakat sering mengaitkan kejadian-kejadian yang ada terutama setelah menabrak seekor kucing di jalan. Cerita-cerita begini memang tidak bisa dihilangkan dalam tubuh kehidupan rakyat Indonesia lantaran sudah mendarah daging meski sekarang sudah berada dalam era digital.
mitos menabrak kucing
Tak heran, jika usai menabrak kucing, banyak masyarakat yang melakukan ritual-ritual kepercayaan yang bertujuan menghilangkan sial dalam tubuhnya. Ada yang mandi kembang, ada yang menguburkan kucing yang telah mati layaknya manusia, dan masih banyak lagi ritual-ritual yang tujuannya untuk menghilangkan kesialan tersebut.

Lantas, bagaimana hukum menabrak kucing dalam islam? Apakah dalam hadist telah disebutkan mengenai kekeramatan kucing ini? Perlu Anda ketahui, bahwa kucing merupakan hewan yang paling disukai oleh Nabi Sulaiman. Apakah atas dasar ini masyarakat Indonesia jadi mengeramatkan kucing?

Dalam agama Islam, manusia memang dilarang untuk membunuh kucing atau binatang lainnya yang tidak mengganggu manusia. Bila kita enggan memberinya makan, maka jangan sampai kita mengganggunya, apalagi hingga menyiksa atau membunuhnya. Sebab, kucing dan hewan lainnya juga makhluk ciptaan Allah.
Dalam sebuah hadist, diceritakan  sebuah kisah yang bisa dijadikan teladan dalam kehidupan sehari-hari.  Dulu, ada seorang wanita yang disiksa karena seekor kucing. Wanita itu mengurung seekor kucing hingga mati. Pada saat kucing tersebut di dalam kurungan, wanita itu tidak juga memberikan makan dan minum. Ia juga tidak mau melepas kucingnya untuk mencari makanan sendiri dengan menangkap serangga. Akibat ulahnya tersebut, wanita itu dimasukkan dalam api neraka. (Muttafaqun ‘alaih)

Dalam syariat Islam, umatnya dianjurkan untuk mengasihi satu sama lain meskipun sama seekor hewan. Hal ini juga menjadi bukti bahwa Islam menjadi agama yang membawa kerahmatan bukan hanya untuk pemeluknya saja, tetapi juga seluruh makhluk yang ada di bumi.

Oleh karena itu, Islam mengharamkan umatnya untuk membunuh binatang tanpa tujuan yang jelas dan dibenarkan.

ﻻ ﺗﺘﺨﺬﻭﺍ ﺷﻴﺌﺎ ﻓﻴﻪ ﺍﻟﺮﻭﺡ ﻏﺮﺿﺎ. ﻣﺴﻠﻢ
”Janganlah engkau jadikan makhluk bernyawa sebagai sasaran.” (Riwayat Muslim)

Berdasarkan hadist tersebut, sudah jelas bahwa Islam tidak membenarkan apabila Anda sengaja menabrak kucing atau hewan lainnya. Namun, bila hal tersebut terjadi tanpa ada unsur kesengajaan dan Anda telah menghindar sebisa mungkin, Insya Allah tidak akan terjadi apa-apa. Perlu Anda ketahui, kucing merupakan salah satu hewan yang tidak diperjualbelikan.

Berdasarkan hadist Riwayat Muslim, penabrak tidak berkewajiban mengganti uang ganti rugi apabila menabrak kucing peliharaan sesorang. Berikut ini hadist dan artinya:

ﺃﻥ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭ ﺳﻠﻢ ﻧﻬﻰ ﻋﻦ ﺑﻴﻊ ﺍﻟﻬﺮ
“Bahwasannya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang penjualan kucing.” (Riwayat Muslim)

Nah, itulah kebenaran mengenai mitos menabrak kucing dalam kehidupan masyarakat Indonesia dan pandangan Islam. Oleh karena itu, sebaiknya berhati-hatilah dalam mengendarai kendaraan terutama pada saat masuk wilayah perkampungan. Sebab, biasanya kucing banyak berkeliaran tanpa tahu ada Anda yang sedang melintas di jalan. Hati-hati ya!
Kumpulan Mitos Menabrak Kucing yang Banyak Ditakuti Masyarakat Rating: 4.5 Posted By: Umi Kulsum